Wednesday, 27 May 2020   |   02:46 AM
agen bola

2 Penggawa yang Menjadi Andalan Arsenal Meraih Title Liga Europa

Arsenal dipandang mempunyai dua pemain yang dapat jadi kunci memenangkan Liga Europa waktu hadapi Chelsea pada final di Baku Olympic Fase di Baku, Azerbaijan, Kamis (30/5/2019) pagi hari WIB.

Ke-2 pemain itu sempat jadi lawan sepanjang sekian tahun. Yang pertama saat berkompetisi merebutkan penghargaaan Sepatu Emas Ligue 1. Diluar itu, mereka jadi sisi dari dua derbi paling besar di sepak bola Prancis, Lyon Versus Saint-Etienne.

Ke-2 pemain itu yakni Pierre-Emerick Aubameyang vs Alexandre Lacazette. Mereka dapat jadi lawan yang seru di lapangan, tetapi dapat terkait baik di luar lapangan. “Tetap ada tertarik yang besar antara kami,” kata Lacazette, seperti dikutip ESPN, Selasa (28/5/2019).

Sesudah sekian tahun jadi lawan, Aubameyang serta Lacazette pada akhirnya main bersama dengan di Arsenal. Mereka jadi fakta besar The Gunners sedang menyiapkan diri menyongsong pertandingan final di Baku. Ke-2 pemain itu dipandang dapat jadi kunci Arsenal membawa trofi Liga Europa pulang ke London Utara.

Manajer Arsenal, Unai Emery, musim ini sukses temukan langkah pas membuat mereka tampil bersama dengan dengan bagus di posisi depan. Pada awal musim, Emery tempatkan Aubemayang main meleber ke kiri, sedang Lacazette sendirian di muka. Dikit demi sedikit, Emery mulai meramu langkah memperoleh taktik yang pas untuk bikin mereka main bersama-sama dan ada di seputar kotak penalti.

Semua karena susunan 3-4-1-2 yang diambil Emery, dapat dibuktikan efisien bawa Arsenal meluncur, termasuk juga di Liga Europa. Semenjak 1 Januari, Lacazette mencatatkan 11 gol serta lima assist di semua pertandingan. Mengenai Aubemayang memberikan 16 gol serta empat assist. Keseluruhan, mereka mengukur 50 gol di semua pertandingan.

Saat Arsenal hadapi musuh paling berat, Napoli di perempat final serta Valencia di semi final, ganda pemain itu praktis mendepak team musuh sendirian.

“Itu cuma permasalahan waktu. Mereka cepat click keduanya saat berjumpa di ruangan ubah 19 bulan kemarin. Mereka sangat baik dalam terkait di kehidupan sosial, jadi cuma permasalahan waktu saat mereka jadi solid di lapangan,” tutur kapten Arsenal, Laurent Koscielny, mengenai duet Aubemayang serta Lacazette.

“Mereka tetap ketawa. Anda dapat lihat begitu alamiahnya jalinan mereka. Mereka rekan yang mengagumkan di luar lapangan serta sama-sama mengerti dengans begitu baik di lapangan. Mereka sama-sama lengkapi,” tambah gelandang Arsenal, Matteo Guendouzi.

Lacazette seringkali bertindak jadi second penyerang. Ia sering turun lebih ke serta turut membuat serbuan. Aubemayang seringkali jadi ujung tombak, main membuntuti bek paling akhir musuh.

Lacazette lebih muda dibanding Aubemayang (20 tahun berbanding 30), dan lebih pendek. Tetapi, ia dapat lakukan banyak hal yang tidak bisa dipraktikkan Aubemayang.

Mereka bahkan juga dapat temukan keduanya dengan mata tertutup di lapangan, seperti waktu menentang Valencia. Dari 11 gol yang disumbangkan Lacazette musim ini, lima salah satunya karena kerja sama juga dengan Aubemayang. Sebaliknya, Aubemayang mengarsiteki tiga gol untuk teman dekat terbaik itu.

Diluar itu, walau tidak sering bersama dengan dalam kehidupan pribadi, mereka hampir tidak terpisahkan waktu jalankan pekerjaan untuk Arsenal. Mereka tidak sempat jauh waktu di pesawat, hotel, atau ruangan ubah.

“Mereka seperti dua bersaudara. Mereka prima untuk keduanya. Mereka tetap mempunyai spirit yang bagus serta memberi banyak untuk club, dan tampil oke di lapangan,” kata Guendouzi.

Sekarang, keinginan besar tersamping di bahu Lacazette serta Auemayang. Mereka dibebani misi menolong Arsenal memenangkan Liga Europa pada pertandingan kontra Chelsea. Itu bisa menjadi trofi Eropa pertama buat Chelsea sesudah sekian tahun.

“Telah lama sekali semenjak 1994 (akhir kali Arsenal memenangkan gelar di Eropa). Kami ingin saat ini jadi giliran kami. Kami ingin menolong team (mencapai trofi),” tegas Lacazette.

Komentar

agen bola