Wednesday, 18 October 2017   |   10:58 AM
agen bola

Bandar Bola SBOBET BCA | Permainan Defensif Di Copa Amerika 2015

Copa America

Kompetisi Copa Amerika 2015 sudah bergulir setengah perjalanan, banyak pemain-pemain yang di sorot mengenai penampilan baik mereka bersama dengan negara masing-masing.

Dan pada kesempatan ini, sebuah media massa lokal di Cile Bandar Bola SBOBET BCA mencuatkan beberapa nama pemain bertahan yang di anggap memiliki peran krusial di dalam timnya. Dari turnamen ini, banyak yang mengharapkan terjadinya gol-gol indah serta skill individual cantik dari nama-nama beken pesepak bola terkenal.

Bahkan para kompetitor di Copa Amerika di anggap sebagai pesaing yang cukup menarik perhatian karena jauh lebih kreatif dan indah di banding para pemain Eropa. Kita lihat saja dari julukan untuk dua raksasa Latino dari zaman dahulu hingga sekarang, Brasil yang terkenal dengan sebutan Tim Samba dan Argentina dengan Tim Tango.

Sebutan-sebutan tersebut merupakan tarian khas daerah mereka dan para pemainnya telah mendapat akuan dari penggemar sepak bola dunia karena permainan cantik di atas lapangan yang meliuk-liuk bak seorang yang sedang menari.

Plus kehadiran beberapa bomber haus gol yang telah mengasah ketajaman mereka di sepak bola Eropa. Lihat saja Alexis Sanchez, Carlos Tevez, Carlos Bacca, Edinson Cavani, Lionel Messi dan Sergio Aguero serta beberapa nama lainnya lagi.

Dan sudah terbayang di benak anda, hujan gol dan gol-gol spektakuler bakalan mewarnai kemeriahan Copa Amerika 2015 ini. Namun, tidak yang seperti di harapkan. Dalam kompetisi ini banyak pelatih yang lebih cenderung memanfaatkan kekuatan defensif untuk mencari sebuah kemenangan.

Karena lebih memfokuskan barisan pertahanan ketimbang mengandalkan ketajaman para striker. Alhasil oleh sebab minimnya permainan oleh bomber-bomber di depan, yang tercipta sudah bisa di tebak, yaitu pelanggaran-pelanggaran pada setiap bentrokan.

Dalam 18 laga di babak penyisihan grup, hanya 40 gol yang tercipta ataupun menurut Bandar Bola SBOBET BCA persentase ialah 2,2 gol di setiap pertandingan. Sedangkan jumlah pelanggaran jauh melambung tinggi dengan jumlah hingga 615 yang juga melahirkan 81 kartu kuning dan 4 kartu merah.

Gempita Copa Amerika seakan meredup ketika di barengi dengan aksi tidak terpuji yang di lakukan oleh Neymar ketika usai melawan Kolombia. Striker timnas Brasil itu harus pulang lebih awal karena mendapatkan hukuman sanksi empat laga.

Komentar

agen bola