Friday, 18 August 2017   |   15:45 PM
agen bola

Cara Bermain Parlay – Adu Pinalti Dimenangkan Madrid

real madrid

Cara Bermain Parlay – Sudah sebanyak empat kali stadion San Siro menjadi tempat berlangsungnya final Liga Champions yang sebelumnya bernama Piala Champions. Dua kali yang terakhir dituntaskan melalui babak adu pinalti.

Empat pertandingan final itu adalah pada musim 1965, 1970, 2001 dan yang paling penting pada 2016. Dari empat laga puncak itu, cuma satu yang diselesaikan dalam waktu normal 90 menit yakni pada tahun 1965, pada saat Inter Milan memenangkan laga itu dengan kedudukan 1-0 atas Benfica. Gol satu-satunya dicetak oleh Jair da Costa pada menit ke-43

Pada pegelaran yang selanjutnya, yakni pada 1970, pertandingan berlangsung hingga babak extra time. Ketika itu, Feyenoord meraih kemenangan 2-1 atas lawannya Celtic FC melalui gol penentu Ove Kindvall pada menit ke-116

Lama sudah tidak menggelar laga puncak Liga Champions, San Siro kembali dipilih menjadi tempat penyelenggara pada musim 2001. Laga puncak tahun itu menghadapkan Bayern Munich melawan Valencia. Bagi Valencia, itu merupakan laga final yang kedua dalam dua musim terakhir. Pada final sebelumnya Valencia ditundukkan oleh Real Madrid.

Valencia kembali menelan kekecewaan pada final 15 tahun lalu tersebut, mereka ditundukkan lewat babak adu pinalti

Los Che sempat unggul lebih dulu melalui sebuah hadiah tendangan titik putih yang dieksekusi oleh Gaizka Mendieta pada menit ketiga, sebelum Die Roten berhasil membalas gol penyama kedudukan menjadi 1-1 lewat tengan pinalti yang dieksekusi dengan baik oleh Effenberg pada menit ke-50.

Sesudah kedudukan 1-1 hingga babak tambahan waktu tidak tercipta gol tambahan, laga pun harus ditentukan pada babak adu pinalti.

Pada babak adu pinalti, dua penendang Die Roten, Paul Sergio dan Patrik Andersson tidak berhasil membuat gol, sementara tiga pemain Valencia, Zlatko Zahovic, Amedeo Carboni, dan Mauricio Pellegrino tidak berhasil membuahkan gol. Bayer pun meraih kemenangan 5-4 pada babak adu pinalti itu.

Pada laga puncak tahun 2016 yang dilangsungkan pada hari, Minggu 29 Mei 2016 dini hari WIB, cuma terdapat satu penendang yang tidak berhasil membuat gol, yakni pemain belakang Atletico Madrid, Juanfran. Dia menjadi eksekusi pinalti yang ke empat.

Empat pengambil tendangan pinalti Los Blancos, dan tiga penendang Atletico, sebelumnya semuanya berhasil membuat gol. Gagalnya eksekusi pinalti Juanfran membuat timnya tetap kalah 4-3 dari Real Madrid pada babak adu pinalti itu.

Pengambil pinalti yang kelima Los Blacos, Cristiano Ronaldo, menyelesaikan tugasnya dengan baik. Dia berhasil membuat gol dan mengantarkan Madrid meraih kemenangan 5-3 pada babak adu pinalti itu.

 

Cara Bermain Parlay

Komentar

agen bola