Friday, 24 November 2017   |   10:50 AM
agen bola

Fachri Husaini Puas Dengan Jam Terbangnya di Timnas U-16

Fachri Husaini

Timnas Indonesia U-16 telah tiba di Tanah Air, Sabtu (23/9/2017) malam, sesudah berhasil meyakinkan diri maju ke putaran final Piala Asia U-16 2018 jadi juara Group G sesi kwalifikasi yang di gelar di Bangkok, Thailand, pada 14 sampai 22 September 2017.

Pelatih Timnas Indonesia U-16, Fachri Husaini, mengakui begitu bersukur dengan pengalamannya dengan Rendy Juliansyah dkk. yang dapat disebutkan seperti roller coaster.

Pengalaman yang disebut yaitu bagaimana Timnas Indonesia U-16 asuhannya dapat tampak jadi juara pada turnamen di Vietnam bertopik Tien Phong Plastic Cup 2017 dan menyabet sebagian penghargaan beda pada turnamen itu.

Kesuksesan itu dibarengi kegagalan saat Tim Garuda Asia tampak di Piala AFF U-15 2017. Tetapi, keberhasilan datang sekali lagi sesudah empat kemenangan, yang buat Timnas Indonesia U-16 melaju ke putaran final Piala Asia U-16 2018 dengan prima.

” Pasti kami semuanya bersukur atas nikmat Allah yang mengagumkan sesudah apa yang kami peroleh. Walau sebenarnya, terlebih dulu di Piala AFF kami tidak berhasil keseluruhan, ” ungkap Fachri Husaini pada Bola. comsaat tiba di Terminal 3 Bandar Udara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, Sabtu (23/9/2017) malam.

” Satu hal yang menarik dengan tim ini yaitu kami telah ikuti tiga turnamen. Pertama waktu di Tien Phong kami berhasil mengagumkan, lalu di AFF kami tidak berhasil. Sesaat yang ke-3 kami kembali memperoleh hasil yang mengagumkan. Kami dapat mencetak kemenangan di semuanya kompetisi dengan jumlah gol yang banyak, ” lanjut pelatih asal Lhokseumawe itu.

Fachri Husaini menyatakan hasil yang dicapai Timnas Indonesia U-16 di kwalifikasi Piala Asia U-16 2018 bukanlah hal gampang. Perombakan anggota tim serta kembali pilih pemain baru jadi satu diantara tantangan yang paling diingat oleh Fachri. Tetapi, ia lega karna hasil yang diperoleh juga memuaskan.

” Pasti bukanlah hal yang gampang untuk kami sesudah AFF mesti lakukan pelajari dengan kembalikan pemain yang kami anggap belum juga dapat berkompetisi. Lalu kami mesti pilih sebagian pemain dari sumber-sumber yang memanglah telah siap, seperti tim Gothia Cup, tim dari Liga Kompas, lalu tim dari Liga Pelajar, sampai ada seleksi pemain lewat turnamen antar-diklat di Pekanbaru, ” kenang Fachri.

” Tetapi, kami suka dengan akhirnya. Potensi-potensi yang kami peroleh dari sumber itu lalu kami cobalah padukan dengan pemain yang telah gabung terlebih dulu dengan Timnas Indonesia U-16 ini. Akhirnya benar-benar begitu menggembirakan, ” lanjut Fachri Husaini.

Komentar

agen bola