Monday, 21 May 2018   |   04:41 AM
agen bola

Liverpool Malah Lebih Bagus Tanpa Coutinho di Musim Ini

Philippe Coutinho

Liverpool tentunya bakal kehilangan Philippe Coutinho yang telah hijrah ke Barcelona. Namun di lain sisi, ‘Si Merah’ juga tidak perlu meratapi kepergian Coutinho itu. Kenapa?

Gelandang serang asal Brazil itu tinggal selangkah lagi menjadi pemain El Blaugrana sesudah Liverpool sepakat dengan harga transfer senilai 142 juta poundsterling yang dibayarkan di jendela transfer musim dingin ini. Coutinho telah terbang ke Barcelona untuk menjalani tes kesehatan.

The Reds lagi-lagi mesti kehilangan pemainnya yang dibeli oleh Barcelona sesudah Javier Mascherano dan Luis Suarez. Akan tetapi kali ini Liverpool untung besar karena ketika membeli Coutinho dari Inter Milan di tahun 2013 hanya mengeluarkan uang sebesar 8,5 juta pounds.

Namun di lain sisi, kepergian Coutinho juga sangat disayangkan mengingat Liverpool memiliki sejarah yang buruk kalau ditinggal oleh pemain bintangnya. Ini terkait dengan ketidakmampuan Liverpool untuk mencari pemain baru yang sepadan.

Contoh teranyar tentu saja ketika ditinggal Suarez yang pindah ke Barcelona di musim 2014 sesudah sebelumnya hampir membawa Liverpool menjuarai Premier League. Suarez dilepas dengan status topskor klub di dalam 3 musim beruntun, termasuk 31 gol yang dicetaknya pada musim 2013/2014.

Mendapatkan uang yang banyak dari penjualan Suarez, Liverpool justru merekrut pemain yang notabene kelas 2 seperti Adam Lallana, Alberto Moreno, Lazar Markovic, Mario Balotelli dan Rickie Lambert untuk menggantikan peran Suarez. Hasilnya Liverpool tampil amburadul di musim tersebut dimana mereka gagal finis di posisi 4 besar dan hanya menuntaskan musim di peringkat 6. Steven Gerrard yang menjadi topskor di liga hanya mencetak 9 gol.

Takut hal itu akan terjadi lagi saat Coutinho pergi wajar-wajar saja mengingat gelandang serang berusia 25 tahun itu berperan besar di musim ini dengan sumbangan 12 gol dan 9 assist di semua ajang.

Apalagi sejak bulan Februari 2013, tidak ada pemain Liverpool yang terlbat gol lebih banyak daripada Coutinho dengan 54 gol dan 43 assist. Wajar kalau publik menilai Liverpool telah melakukan kesalahan besar dengan melepas Coutinho ke Barcelona di bursa transfer musim dingin ini.

Namun patut diingat jug ajika Juergen Klopp selaku manajer tentunya sudah memiliki banyak rencana untuk mengantisipasi kepergian Coutinho. Salah satunya adalah dengan membiasakan tim tampil tanpa gelandang serang kelahiran Rio de Janeiro, 12 Juni 1992 itu sejak awal musim ini.

Ketika masa depan Coutinho dispekulasikan di musim panas lalu, Coutinho sempat dicadangkan selama sebulan lebih dan juga beberapa kali absen karena mengalami cedera. Hasilnya The Reds mempunyai rasio kemenangan 71% dari 14 pertandingan tanpa Coutinho di semua ajang (10 kemenangan, 3 kali seri dan sekali mengalami kekalahan). Bandingkan ketika Coutinho bermain, Liverpool meraih 8 kemenangan, 8 kali imbang dan 2 kali kalah dari total 18 pertandingan. Rasio kemenangan sebesar 44%.

Tidak hanya itu, Liverpool juga lebih tajam tanpa Coutinho dengan rata-rata 1,3 gol per pertandingan berbanding 1,1 gol. Hal ini tidak lepas dari kebijakan rotasi yang dilakukan Klopp serta adanya 3 pemain di lini depan yang tidak kalah hebatnya.

Sebut saja Mohamed Salah yang mempunyai 23 gol dan bersaing menjadi topskor di musim ini, kemudian ada Sadio Mane yang pelan-pelan mulai unjuk gigi sesudah dibekap cedera di awal musim ini dan tentunya Roberto Firmino, pemain kunci di dalam skema permainan Klopp. Firmino merupakan pemain yang paling banyak terlibat di dalam gol-gol Liverpool di era Klopp dengan 39 gol dan 25 assist.

Komentar

agen bola