Monday, 21 August 2017   |   06:05 AM
agen bola

Meredupnya Beberapa Anggota Pemain Striker Lokal di Putaran Pertama Liga 1

Liga 1 2017

Gojek Traveloka Liga 1 telah jalan satu putaran. Sepanjang 17 minggu, striker lokal tidak dapat unjuk gigi di pertandingan teratas itu.

392 gol telah terwujud di putaran pertama Liga 1. Dari jumlah itu, bila dikerucutkan ada nama Peter Odemwingie serta Sylvano Comvalius yang memimpin daftar pencetak gol paling banyak dengan 13 gol. Di belakang mereka ada Alberto Goncalves dengan 10 gol, Reinaldo Elias, Marclei Cesar, serta Lerby Eliandry dengan sembilan gol.

Dari enam nama itu cuma ada satu pemain lokal yang dapat berkompetisi dengan pemain asing yang lain. Dia yaitu Lerby yang bermain untuk Borneo FC sejumlah 16 pertandingan pada musim ini.

Hanya timbulnya nama Lerby, sebagai pemain lokal, mengisyaratkan kalau Indonesia masih tetap alami krisis striker murni, yang selanjutnya juga akan buat pelatih timnas Indonesia kesusahan menjangkau hasil maksimum di pentas internasional.

Selama ini, sesudah Bambang Terakhir pensiun dari timnas pada 2013, Indonesia tak akan memiliki striker murni yang berkelanjutan dalam cetak gol. Akhirnya, naturalisasi juga dikerjakan untuk mencari striker berkwalitas di timnas.

Cristian Gonzales, Greg Nwokolo, Sergio van Dijk hingga Jhon van Beukering adalah striker murni asing yang dinaturalisasi jadi WNI. Akhirnya pasti tidak bagus-bagus sangat untuk timnas Indonesia.

Dalam mensiasati jebloknya prestasi sepakbola Indonesia, PSSI masa kepemimpinan Edy Rahmayadi juga hingga buat ketentuan yang mewajibkan beberapa club Liga 1 memainkan lima pemain U-23. Percobaan itu dikerjakan PSSI karna menginginkan pemain yang tampak di SEA Games 2017 dapat memperoleh jam terbang bermain.

Tetapi, ketentuan itu tidak beresiko lebih untuk striker lokal. Klub-klub lebih pilih memakai striker asing untuk berkompetisi di Liga 1 serta pemain muda yang digunakan lebih relatif di bidang gelandang serta sayap.

PSSI lalu menangguhkan ketentuan itu pada Juni kemarin. Beragam argumen di keluarkan untuk membetulkan ketentuan yang di ambil PSSI.

Apa yang telah dikerjakan PSSI selama ini belum juga membawa hasil. Timnas U-22 jadi terkapar di arena Kwalifikasi Piala Asia U-23 di Thailand sekian waktu lalu. Mereka tidak dapat berkompetisi dengan Malaysia serta Thailand di Group H.

Luis Milla, yang disebut pelatih timnas U-22 juga tidak miliki beberapa pilihan striker murni untuk bertanding di SEA Games 2017 pada 14 Agustus kelak. Selama ini hanya ada Ahmad Nur Hardianto serta Ezra Walian, yang sering di panggil seleksi.

Walau demikian, sekarang ini ketersediaan striker murni hanya tersisa Ezra sesudah Nur Hardianto cedera serta di pastikan tidak berhasil turut ke SEA Games.

Menyoal redupnya striker murni lokal di Liga 1, Wakil Ketua Umum PSSI, Joko Driyono, menilainya beberapa club Liga 1 mesti berani berikan peluang untuk pemain lokal, serta pemain lokal mesti dapat berkompetisi dengan beberapa striker asing.

” Ya, sesungguhnya mesti ada opportunities lakukan improvement untuk striker-striker lokal ditingkatkan. Bukanlah mesti tak ada pemain asing dimuka, ” kata Joko Driyono waktu disuruhi komentar kurangnya gol-gol dari striker lokal.

” Ini bukanlah problem periode pendek, ini pengembangan periode panjang. Dari mulai akar rumput, umur muda, serta grup usia. Saya rasa cuma itu jawabannya, tak ada yang beda, ” tegasnya.

Komentar

agen bola