Friday, 19 October 2018   |   04:00 AM
agen bola

Pengorbanan untuk Piala Dunia 2018

Piala dunia 2018

Saudi Arabia akan membuat penampilan pertama mereka di Piala Dunia setelah 12 tahun, tetapi kembalinya mereka ke hari ini disertai dengan ‘pengorbanan’ besar ketika dipaksa untuk ke lapangan. Tim pertama di Piala Dunia 2018 melawan tuan rumah, Rusia pada 14 Juni memberikan perasaan campur aduk bagi skuad yang dikenal dengan nama panggilan Helm Hijau.

Sejarah Arab Saudi diukir sebagai negara Asia pertama yang muncul di tahap pembukaan. Belum ada negara di kawasan ini yang dihormati, termasuk ketika Korea Selatan dan Jepang menjadi tuan rumah bersama pada tahun 2002. Namun, pertandingan pembukaan jatuh pada malam Hari Raya Aidilfitri dan itu berarti mayoritas pemain Arab Muslim dipaksa mengorbankan perayaan untuk sepakbola dan negara.

Para pemain dan pejabat Arab akan merayakan Aidilfitri di kamp pelatihan dan merayakan perayaan Hari Raya dengan rekan satu tim tanpa kehadiran anggota keluarga. Namun, perayaan hari ini tentu berbeda, tidak hanya untuk Arab Saudi, tetapi juga untuk negara-negara Islam yang bersaing di Piala Dunia, serta untuk Rusia sendiri sebagai negara memiliki populasi Muslim yang relatif besar.

Perayaan Aidilfitri biasanya akan terkonsentrasi di Masjid Agung Moskow dekat Stadion Luzhniki, tempat pertandingan pembukaan antara Rusia dan Arab Saudi. Selain Arab Saudi, Iran akan bermain di Rusia setelah kualifikasi untuk persaingan pada tahun 1978, 1998, 2006 dan 2014 tetapi dieliminasi sedini tahap grup.

Iran adalah negara Islam paling sukses setelah merangkul tiga Piala Asia. Susunan Tunisia dari banyak pemain Muslim akan membuat penampilan keempat mereka dan diharapkan untuk memberikan saingan sengit di Grup G, yang berbaris dengan Belgia, Inggris dan Panama.

Negara Islam lainnya, Maroko akan bermain untuk kelima kalinya di Piala Dunia setelah terakhir kali memenuhi syarat untuk tampil 20 tahun lalu. Setelah 28 tahun, Mesir juga akan melakukan pertandingan ulang di Piala Dunia setelah mengalahkan Kongo pada kualifikasi dengan Mohamed Salah untuk menjadi pahlawan mereka.

Selain negara-negara Islam, Piala Dunia juga menyatukan bintang-bintang dunia Muslim dari Jerman, Prancis, Senegal dan Belgia seperti Mesut Ozil, Paul Pogba dan Sadio Mane.

 

Komentar

agen bola