Thursday, 16 August 2018   |   19:21 PM
agen bola

Persija Harus Berhati-hati dengan 3 Pemain Home United di Piala AFC

Faritz Hameed

Home United jadi lawan Persija Jakarta dalam dua leg kompetisi semi final zone ASEAN Piala AFC 2018. Club asal Singapura itu cukup kuat di pertandingan domestik.

Pada musim kemarin mereka sukses finish di tempat ke-3. Home United maju ke semi final zone ASEAN Piala AFC 2018 jadi juara Group F dengan mengoleksi 13 point, jumlah yang sama juga dengan yang dicapai Persija jadi juara Group H. Tetapi, bicara masalah produktivitas gol di fase group, tim asal Singapura itu sedikit unggul daripada Persija.

Kemenangan telak 6-0 atas club Kamboja, Boeung Ket Angkor, jadi kemenangan paling besar Home United. Satu hal yang menarik dari enam kompetisi yang ditempuh oleh tim bimbingan Aidil Sharin itu yaitu kwalitas pemain yang cukup rata. Dalam tiap-tiap kompetisi tidak ada satu pemain juga yang cetak lebih dari satu gol tiap-tiap individunya, termasuk juga waktu menang telak atas Boeung Ket Angkor.

Dengan komposisi pemain yang rata dengan kwalitas, Home United mempunyai ancaman yang cukup serius untuk Persija Jakarta yang sering memercayakan sang pencetak gol paling banyak sesaat di Piala AFC 2018, Marko Simic. Bahkan juga jejeran pencetak gol yang dipunyai tim yang familiar dengan warna merah serta putih itu di Piala AFC cukup bermacam tempatnya, dari striker sampai pemain bertahan.

Media setempat pilih tiga pemain beresiko yang dipunyai Home United serta harus diwaspadai oleh Persija Jakarta dalam dua leg semi final zone ASEAN Piala AFC 2018, yakni satu pemain asing serta dua pemain lokal mereka.

Son Ui-young

Pemain berumur 28 th. asal Korea Selatan ini dapat jadi ancaman besar untuk Persija Jakarta. Kecemerlangannya dengan Home United di kancah domestik ataupun Piala AFC th. ini membuatnya jadi pemain asing paling ditakuti di scuad club Singapura itu.

Club Myanmar, Shan United, mesti rasakan pahitnya kebobolan dua gol dari Song Ui-young yang dicetaknya dalam dua kompetisi fase group. Gawang club Kamboja, Boung Ket Angkor, juga berhasil dibobolnya dalam dua kompetisi. Sesaat Cerez-Negros juga dibobol lewat titik putih dalam pertandingan yang memastikan Home United jadi juara group F.

Raihan gol itu yang membuatnya malah jadi pemain paling tajam yang harus diwaspadai Persija. Gelandang menyerang bernomor 8 itu sering keluar dari lini ke-2 untuk mengagetkan pertahanan lawan.

Disamping itu, di pertandingan S. League, Song Ui-young baru cetak satu gol dalam empat pertandingan yang telah dimainkan Home United. Gol itu diciptakannya saat Home United menang 3-1 atas Balestier Khalsa.

Faritz Hameed

Bek kanan yang sering menolong serangan Home United ini pantas diwaspadai oleh Persija Jakarta, terlebih saat berkunjung ke Stadion Jalan Besar di leg pertama semi final zone ASEAN Piala AFC 2018. Pemain bertahan yang jadi berlangganan Timnas Singapura ini adalah tembok yang cukup tidak tipis tapi juga dapat memberi ancaman waktu timnya menyerang.

Pemain berumur 28 th. itu telah cetak dua gol di Piala AFC 2018. Gawang Boung Ket Angkor 2 x jebol dalam dua kompetisi di sesi group.

Dengan postur 176 cm, Faritz Hameed tidak cuma mempunyai stamina untuk naik serta turun selama kompetisi, tapi juga dapat berduel di udara saat ada kondisi set-piece. Kecepatannya di bagian sayap dapat juga jadi ancaman walau Rezaldi Hehanussa terlihat tidak juga akan kesusahan menghadapinya bila bermain dengan perform baik.

Shahril Ishak

Penyerang senior berumur 34 th. ini dapat disebut mempunyai beberapa hal yang dapat meneror Persija Jakarta. Tidak cuma masih tetap dapat tajam dimuka gawang lawan, pengalamannya bermain dengan Persib Bandung membuatnya cukup familiar dengan Macan Kemayoran yang adalah lawan paling utama Persib.

Pengalmannya dengan Persib mungkin saja tidak juga akan banyak punya pengaruh dalam pertemuan pada Home United serta Persija. Tetapi, dengan bukti ketajamannya yang telah dipertunjukkannya pada musim ini, baik di pertandingan domestik ataupun Piala AFC, pelatih Persija, Stefano Cugurra Teco, nampaknya harus memberikan tugas seseorang pemain untuk mengawal gerakannya.

Empat kompetisi cetak empat gol, tersebut catatan positif yang dipunyai Shahril Ishak di S. League musim ini. Penyerang veteran itu dapat memerlihatkan konsistensinya dengan cetak gol dalam tiap-tiap kompetisi.

Sesaat di Piala AFC 2018, debut striker yang dapat pula bermain jadi gelandang serang ini lebih mengerikan. Ia terdaftar telah cetak tiga gol serta empat assist sepanjang fase group. Cukup mengerikan bila Persija biarkan bergerak bebas.

Komentar

agen bola