Tuesday, 23 January 2018   |   15:03 PM
agen bola

Udinese Memberikan Kekalahan Perdana Untuk Inter

Davide Santon

Inter Milan pada akhirnya menelan kekalahan pertamanya di Serie A musim ini. I Nerazzurri takluk 1-3 ketika menjamu Udinese.

Dengan kekalahan pertama ini, Inter masih berada di peringkat pertama dengan nilai 40 poin dari 17 pertandingan. Inter bisa dikejar oleh Napoli dan Juventus kalau kedua tim tersebut mampu menang pada giornata ke-17 ini. Sementara itu Udinese berada di urutan 11 dengan mengumpulkan nilai 21 poin dari 16 pertandingan.

Jalannya Laga

Tampil di kandang sendiri di Giuseppe Meazza pada hari Sabtu (16/12/2017) malam WIB, Inter langsung bermain menyerang pertahanan Udinese pada awal-awal pertandingan. Kans pertama tercipta pada menit ke-4 melalui Matias Vecino. Vecino berhasil menanduk bola setelah menyambut operan Marcelo Brozovic, tapi masih melenceng dari sasaran.

Berselang 2 menit, giliran Antonio Candreva yang memberikan ancamannya. Candreva melepaskan percobaan via sundulan. Lagi-lagi peluang tersebut gagal sesudah bola bisa diamankan oleh kiper Udinese, Albano Bizzarri.

Keasikan menyerang, Inter justru mesti kebobolan terlebih dulu pada menit ke-14. Silvan Widmer sukses menggiring bola masuk ke dalam kotak penalti dan melepaskan umpan mendatar ke muka gawang Samir Handanovic. Kevin Lasagna yang tidak terkawal pun sukses menyontek bola ke dalam gawang Inter. Udinese memimpin 1-0.

Namun Inter bereaksi dengan cepat atas gol itu dan sukses menciptakan gol penyama 1-1. Candreva melakukan penetrasi dan melepaskan crossing dari sebelah kanan. Mauro Icardi yang berada di muka gawang sukses menyambut bola dengan sepakan voli.

Inter kembali mendapatkan peluang pada menit ke-19. Bola liar dikuasai oleh Davide Santon, kemudian dia menyepaknya ke arah gawang. Tapi si kulit bundar masih tepat mengarah ke Bizzarri.

Inter tidak henti-hentinya memborbardir lini pertahanan Udinese. Pada menit ke-33, Borja Valero melepaskan sepakan mendatar keras dari depan kotak penalti, akan tetapi masih belum berhasil sesudah bola bisa dijinakkan Bizzarri.

Berselang 2 menit, giliran Brozovic yang melepaskan percobaan. Namun tembakan Brozovic masih melayang di atas mistar gawang Udinese.

Sampai jeda, tidak ada gol tambahan yang tercipta. Kedua kesebelasan masih sama kuat 1-1.

Pada paruh kedua, Udinese lebih berani keluar menyerang. Pada menit ke-46 tim tamu hampir kembali unggul melalui sepakan Lasagna. Akan tetapi keberuntungan masih belum berpihak ke Udinese usai Handanovic bisa menghalau bola dengan kakinya.

Udinese kembali menyerang tuan rumah pada menit ke-57 lewat Widmer. Widmer melepaskan crossing dari sebelah kanan di dalam kotak penalti Inter dan mengenai tangan Santon. Perdebatan terjadi dan wasit Maurizio Mariani pun akhirnya mengambil keputusan untuk menyaksikan VAR (Video Assistant Referee). Sesudah melihat tayangan ulang, wasit langsung memutuskan untuk memberikan penalti kepada tim tamu. Rodrigo De Pau yang menjadi algojo sukses menunaikan tugasnya dengan baik pada menit ke-61. Udinese pun kembali unggul 2-1.

Inter mencoba untuk bangkit dari ketertinggalannya. Kesempatan emas didapatkan Inter pada menit ke-68 lewat tandukan Milan Skriniar. Akan tetapi tidak membuahkan hasil sesudah bola hanya menghantam mistar gawang Udinese.

Udinese yang berada dalam posisi tertekan malah berhasil memperbesar keunggulannya menjadi 3-1. Antonin Barak bisa mencetak gol usai memanfaatkan crossing Jakub Jankto lewat situasi serangan balik.

Tidak mau malu di kandang sendiri, Inter pun berjuang keras untuk mencari gol kedua. Tapi upaya mereka selalu gagal sampai pertandingan

Komentar

agen bola