Thursday, 23 November 2017   |   23:58 PM
agen bola

Upaya Acok, Bekas Penyerang Timnas U-19 yang Tidak Diingat di Arema

Cristian Gonzales

Arema FC dinilai alami krisis striker saat Dedik Setiawan cedera serta Cristian Gonzales baru sembuh dari sakit pencernaan. Namun, bila dilihat dari daftar pemain yang ada, sesungguhnya masih tetap ada satu penyerang murni yang dipunyai tim Singo Edan, yakni Dalmiansyah Matutu. Tetapi pemain 20 th. ini seolah terlupakan.

Waktu Arema kekurangan striker mendekati derby Jawa Timur melawan Madura United, Dalmiansyah juga tidak banyak dilibatkan. Dalam latihan, tempatnya juga seringkali diacak oleh pelatih Joko ’Getuk’ Susilo. Kadang-kadang dia bermain di bek kiri, sayap kanan serta sebagian tempat beda.

Tetapi hal tersebut nyatanya tidak menjatuhkan mental jebolan Timnas Indonesia U-19 itu. Malah demikian sebaliknya, dia berasumsi itu adalah perjuangan agar bisa peluang bermain. Terlebih sekarang ini regulasi harus turunkan tiga pemain U-22 telah dihapuskan oleh operator pertandingan Liga 1.

“Saya ikuti saja instruksi pelatih. Ingin main dimanapun tidak jadi masalah seandainya tidak jadi penjaga gawang. Saya juga akan cobalah mengoptimalkannya supaya tidak buat pelatih kecewa, ” kata pemain kelahiran Lampung yang gabung dengan Timnas U-19 pada 2013, tetapi ia dipulangkan waktu TC karena cedera.

Mulai sejak regulasi pemain U-22 dihapus, Acok makin tidak sering menghiasi line up pemain Arema. Walau sebenarnya waktu pra musim mendekati pertandingan Liga 1 diputar, dia disebut-sebut jadi calon striker andal karna dia miliki keyakinan diri serta mental bagus.

Dalam satu eksperimen melawan club Liga 2, Perssu Sumenep, Acok cetak satu gol indah dengan sepakan congkel. Walau sebenarnya terlebih dulu dia pernah tidak berhasil mengeksekusi sepakan penalti. Saat itu dia memperoleh pujian dari pelatih Aji Santoso serta striker senior Cristian Gonzales.

Tetapi saat ini kondisinya berlainan. Dia tidak kunjung bisa keyakinan karna belum juga mempunyai banyak jam terbang. Dalam Liga 1, Acok baru turun dalam satu kompetisi waktu putaran pertama melawan Bhayangkara FC pada April. Saat itu, dia cuma bermain 10 menit mendekati sesi pertama usai. Pasti bukanlah kiprah yang manis baginya.

“Main atau tidak, saya mesti senantiasa ikuti instruksi pelatih. Terlebih saya pemain muda, mesti dapat lebih tunjukkan semangat untuk dapat berkompetisi di tim tidak ada regulasi, ” sambungnya.

Mendekati pertandingan Arema kontra Madura United, Acok juga siap bila nanti bisa keyakinan untuk bermain. Terlebih Dedik peluang besar tidak hadir karna cedera. Sedang Gonzales masih tetap belum juga pasti jadi starter karna alami problem pencernaan.

Komentar

agen bola